Apa kabarmu hari ini, Nak? Smoga kau selalu dilimpahi kebahagian bersama para kekasih-Nya. Kau tau, Nak. Sejak memasuki bulan Desember ini aku sering mendapati diriku begitu resah. Aku tak bisa membayangkan saat hari kelahiranmu tiba. Ya, 7 Januari sudah begitu dekat. Hari-hari begitu cepat seolah berlari mengejarku. Aku tak lupa selalu menghitung sudah berapa lama kau tak bersamaku. Sungguh, rasa kehilangan itu belum bisa kuhalau sepenuhnya.

Kau tau, Nak. 2015 adalah tahun duka untukku. Aku tak pernah bisa sanggup mengingat hari-harimu sejak ulang tahunmu yang ke dua. Bahkan untuk menuliskannya pun sepertinya aku tidak sanggup. Sehari setelah ulang tahunmu, Embah Kakungmu meninggalkanmu untuk selamanya. Aku masih ingat dengan jelas saat kita berdua ke Salatiga. Ya, hanya berdua. Kau dan aku. Tapi, aku tak sanggup menahan perihku saat semua lintasan ingatan itu kembali memenuhi fikiranku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s