Semoga kau selalu bahagia, Nak….

13 Feb 15 - Aufa, Leo & Claire (5)

Pagi ini seperti pagi yang lain aku mengantar kakak-kakakmu ke sekolah, nak. Seperti pagi yang lain pula setiap kali aku berjalan kaki kembali ke rumah tak sanggup ku tahan air mataku. Aku teringat semua tentangmu. Aku teringat akan rasa kehilanganku. Aku teringat rasa bersalahku. Dan, aku teringat saat kita berjalan bersama menyusuri de carle street.

Dan, aku pun selalu menoleh ke kanan setiap kali melewati Warr Park tempat biasa kita menghabiskan waktu. Tau kah kau bahwa tempat itu kini semakin menawan? Setiap kali aku melewati taman itu selalu terbersit, andai kau masih ada pasti kau akan senang sekali melihatnya. Kalau dulu kau hanya bisa menyaksikan kakak-kakakmu bergelantungan di monkey bars atau di play ground yang dilengkapi dengan tangga-tangga tali itu, kini taman itu lebih ramah untuk batita sepertimu. Kau pun bisa bermain di arena taman kecil di pojok dekat pohon besar. Di situ kau bisa berjalan menyusuri jalanan kecil setapak yang dibuat dengan beberapa gundukan naik turun. Atau, kau juga bisa bermain menaiki tangga perosotan yang didesain untuk anak seusiamu.

Tapi, setiap kali itu pula aku selalu percaya bahwa tamanmu di sana jauh lebih hebat dari apa yang saat ini bisa aku saksikan. Itu yang selalu aku harapkan. Kebahagiaanmu berlari-larian menikmati segala anugerah-Nya meski di dunia yang berbeda adalah doa yang selalu ku panjatkan untukmu. Semoga pula kau pun selalu ditemani dan dijaga oleh para kekasih-Nya dengan sebaik-baiknya. Atau bahkan, aku berharap kau pun bisa bertemu orang tuaku dan menghibur mereka berdua.

13 Nov 14 - Harris, Aufa & Claire (3)

Anakku, aku baru merasakan bahwa cobaan yang paling berat yang pernah aku rasakan adalah saat engkau tiada. Sungguh termat berat. Kau tau, sudah lama aku tidak meneteskan air mata sesering ini. Dulu ketika ibuku tiada aku juga meneteskan air mataku selama beberapa hari. Lalu, ketika bulan Januari lalu ayahku meninggal, aku juga meneteskan air mata. Dan kini, sejak kau meninggalkanku hampir setiap hari air mataku selelu menetes.

Aku biarkan air mata itu turun sederas apapun. Aku biarkan… Aku hanya berharap air mata itu bisa mengobati semua rasa kehilanganmu. Bahkan, ketika aku tau aku tak sanggup melihat wajahmu, aku justru terus menatapmu.

Kau tau, Emer, carer mu beberapa hari lalu memberikan album fotomu bersama teman-temanmu. Album yang sangat indah, dicetak dengan rapi dan desain yang bagus. Aku sangat menyukainya. Album itu berisi kegiatanmu selama kau bersama Claire, Harris, dan Leo. Lengkap, saat kau bersama mereka piknik di Warr Park, saat kau makan siang bersama mereka, atau saat kau tidur bersama kakakmu Ayla. Tapi, kau tau sering pula aku tidak sanggup dan mengurungkan diri membuka album itu. Tentu saja bukan karena aku tak ingin melihatmu. Bukan karena itu, bahkan setiap saat wajahmu selalu ada dalam fikirku….

19 Feb 15 -  Aufa & Harris (16)

 

One thought on “Semoga kau selalu bahagia, Nak….

  1. Turut berempati……
    Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan yang sejati buat mbak Anna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s