Hot Dog

“Bunda, masak saya ditanya bu guru apa pernah makan daging an***g’

Jelas saya tidak langsung percaya cerita anak 8 tahun yang baru sehari masuk sèkolah itu.”Ah.., masak sih bu guŕu  begitu. Amira salah ďengar barangkali”. Añak itu pun langsung menjawab ”Iya bunda. beef itu daging to? dog itu an***g to?’. Tetap saja bagi saya  pertanyaan itu tidak masuk akal. Sembari menyusuri jalan  pulang ia terus bercerita. Sementara saya masih berusaha menerka pertanyaan yg sebenarnya. ”’ kalau temanku banyak yang makan”. Hmm.. apalagi ini semakin saya tidak percaya. Hingga ia katakan ‘ hot itu panas to? dog itu an***g kan?’

Aha… jadi itu rupanya. Ketidak percayaan saya terhadap cerita Amira memang beralasan. Masyarakat negeri ini sangat menyayangi hewan. Apalagi hewan piaraan. Bahkan mereka sering menjadi teman lansia. Untuk bisa seperti itu mereka mendapatkan pelatihan guide dog. Mereka pun lucu seperti boneka. Yang pasti bersih.

Tapi, Amira tidak sepenuhnya salah. Menurut mBah Wiki, hotdog berarti cooked sausages atau sosis yg dimasak. Bahannya bisa dari beragam daging, pork, daging sapi, ayam atau campuran dari ketiganya. Namun, awalnya sausages tersebut berasal dari dog meat. “The term dog has been used as a synonym for sausage since 1884 and accusations that sausage makers used dog meat date to at least 1845.[18] In the early 20th century, consumption of dog meat in Germany was common.

Rupanya hewan yang satu ini memang menyimpan banyak cerita bagi anak kecil itu. Suatu ketika ia diminta memegangnya di sekolah saat guru mengajarkan tentang hewan piaraan. Bisa dibayangkan takutnya anak itu. Tapi, saya sendiri tidak menyangka kalau kemudian ia katakan ” I am moslem”. Saya sendiri jika dalam posisi yang sama mungkin akan mengatakan “Sorry, I am afraid”.

Ya… seperti yang saya sebutkan di atas. Sepertinya tidak ada alasan untuk tidak menyukainya. Beberapa kali saya harus menahan rasa antara degdegan dan sungkan. Saya yakin andapun pernah mendapatkan pengalaman buruk, dari hanya gonggongan hingga dikejar. Ditambah lagi penampilan yang tidak terurus membuat kita enggan meliriknya. Saya sendiri punya pengalaman buruk di masa kecil. Betapa sering terpaksa saya hanya bisa berdiri menatapnya saat ia terus menggonggong.

Makanya, sulit sekali menepis rasa takut. Disisi lain menurut cerita kawan sang empunya bisa merasa tersinggung kalau kita menghindar. Bisa dipahami. Ya. Saya fikir perlu kiranya menjelaskan mengapa kita mengindarinya. Sayangnya, biasanya kami hanya berpapasan di jalan jadi tidak ada waktu untuk memberi penjelasan.

Suatu ketika bahkan rekan saya terpaksa berlari kembali masuk pagar rumah dan membiarkan tasnya di pinggir jalan saat makhluk itu mendekat. Dan, taukah anda apa yang dikatakan si empunya? Thank you. Barangkali ia menyangka teman saya sudah mengajaknya bermain-main. Hhhh…

Oya, ternyata hewan yang satu ini juga mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Bagaimana tidak, kalau ranjaunya tergeletak negitu saja di trotoar. Memang, dari sisi kebersihan saya akui negeri ini patut diacungi jempol. Masyarakat pun sudah sangat menyadari pentingnya buang sampah ditempatnya. Tapi, setiap hari selama 30 menit saya harus selalq waspada. Sepanjang jalan menuju sekolah Amira seringkali saya temui pemandangan yak sedap itu.

Ah..rupanya tingkat kesadaran masyarakat akan dog poo masih sangat rendah. Padahal dalam brosur yang sempat saya ambil dari Moreland Municipality mereka harus bertanggunhjawab. Bahkan, ada denda yang dikenakan jika melanggar. Ya, seharusnya sang pemilik harus mempersiapkan kantung untuk membersihkan kotorannya.

Itu dari sisi ranjaunya. Barking dog juga jadi perhatian pemerintah. Jika anda mempunyai doggy yg selalu menggonggong, waspadalah. Bisa jadi ia akan segera dijemput petugas.

Hmm…sempat-sempatnya pemerintah mengurus masalah dog poo ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s