EAP: Saatnya Refreshing

Akhirnya tiba juga saat untuk memasuki babak baru petualangan. Jadi, kalau anda seorang PNS saran saya adalah kejarlah beasiswa ke luar negeri. Mengapa?

Hahai, pertama karena kesempatan untuk melanjutkan studi ke sana terbentang luas, apalagi untuk AUSAID yang saat ini memberikan kesempatan 400 mahasiswa Indonesia untuk belajar ke Australia. Bagi PNS barangkali belajar adalah hal yang kurang populer. Ah..mungkin ini hanyalah tuduhan saya saja. Hmmm mungkin juga karena realitas yang ada saat ini motivasi PNS melanjutkan sekolah bukanlah untuk belajar alias mencari ilmu. Sekali lagi maaf kalau ini juga satu tuduhan buat para PNS termasuk saya sendiri. Kalau memang seperti itu, mengapa harus mengejar beasiswa ke luar negeri.

Judul di atas adalah alasan utamanya. R e f r e s h i n g adalah kata yang tepat untuk menggambarkan bahwa sekolah adalah saat untuk melepaskan diri dari rutinitas. Saat ini kebetulan saya sedang mengikuti English for Academic Purpose (EAP) di Bali. Sebagaimana tujuh tahun lalu saya sangat menikmati EAP. Apalagi saat itu saya baru saja melangsungkan pernikahan. Jadilah kami bisa berbulan madu berbulan-bulan tanpa modal sepeserpun. EAP sesungguhnya adalah saat dimana kita berlepas diri dari tekanan, bebas, merdeka. Tak hanya EAP tapi juga proses belajar selanjutnya. Bebas dan merdeka karena sebagai siswa kita tidak bertanggungjawab atau dalam hal ini dibawah pengawasan atasan yang setiap saat selalu memantau. Bebas dan merdeka yang saya maksudkan di sini adalah bahwa kita lah penentu apa yang kita lakukan. Kita pula lah penentu masa depan kita sendiri. Kapan kita bisa mendapatkan kebebasan seperti itu kalau bukan ketika kita mendapatkan surat ijin tugas belajar? Ya.. di saat seperti ini pertanggungjawaban kita hanyalah kepada Sang Pencipta dan tentu saja masyarakat karena merekalah yang menggaji kita. Jadi kepada keduanya lah akuntabilitas pribadi itu kita berikan.

Alasan kedua untuk refreshing adalah karena saya mendapatkan kawan-kawan baru yang berasal dari latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berbeda. Hal ini sedikit banyak akan memperkaya sudut pandang yang kita miliki. Di kelas saya sendiri saat ini kebanyakan siswa berprofesi sebagai dosen dengan beragam disiplin ilmu. Bukankah ini berarti saat yang tepat untuk belajar menjadi praktisi sekaligus akademisi?

Ketiga, teacher yang super sekali. Saya tidak menyangka bahwa saya dipertemukan kembali dengan Steve Bolton teacher favorite saya tujuh tahun lalu. Gaya mengajar yang asyik membuat suasana kelas selalu hidup dan penuh dengan senyum dan tentu saja kami bisa bertahan hingga jam 4 tanpa rasa kantuk. Satu hal yang saat ini saya rasakan manfaatnya adalah belajar teknik mengajar yang menarik. Selain dari teacher saya bisa berguru dengan rekans sekelas yang rata-rata berprofesi sebagai dosen.

Hmmm…kalau kemudian saya katakan sebagai refreshing bukan berarti siswa bisa bersantai-santai. Beraneka ragam tugas tetap menjadi hiburan ketika kita menikmati apa yang kita jalani. Hari pertama mengikuti EAP saja kami sudah di wanti-wanti untuk serius. Tapi, sebagaimana yang saya katakan di atas, EAP adalah bagian dari refreshing kita sebagai PNS.

One thought on “EAP: Saatnya Refreshing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s