SUATU SORE DI MALILI

Malili memang luar biasa. Begitulah kesan saya selama lima hari berada di sini. Pagi hari ketika kami mulai melaksanakan tugas saya sudah dibuat terpesona oleh alam dan tentu saja kantor-kantor pemerintahannya. Kereeeeeeeeeeeeeen abis. Bangunan-bangunan baru di sebuah kompleks perkantoran dengan desain masa kini dan terpelihara jelas membuat saya berdecak. Bagaimana tidak, selama ini yang sering saya dapati kesan ‘kumuh’, kotor, aura suram begitu memasuki kantor-kantor pemerintah lainnya. Blum lagi aroma tak bergairah dari para punggawa yang selalu melekat pada image masyarakat.

Aha..nun jauh dari tempat saya tinggal justru saya menemukan semangat baru. Kata kuncinya adalah respon counterpart dan harapan. Sesungguhnya satu hal yang membuat saya terus bersemangat adalah karena ada orang lain yang mempunyai harapan atas apa yang kita lakukan. Tak hanya dalam lingkup pekerjaan tapi dalam seluruh kehidupan saya, keluarga terutama. Harapan itu adalah motivasi paling dahsyat yang men-drive, men-generate, menggerakkan, membakar semangat dan jiwa untuk melakukan sesuatu.

Sama juga yang saya alami saat ini. Saya melihat hasrat dan semangat untuk berubah dari rekan di Malili untuk bisa seperti Kabupaten Sukabumi yang berhasil mendapatkan piala Akuntabilitas. Dalam setiap diskusi saya bisa menangkap rasa ingin tahu yang tinggi untuk bisa memahami konsep. Mereka tidak sekedar bertanya masalah ‘how’ tapi lebih kepada ‘why’. Merekalah yang tanpa mereka sadari mendesak saya untuk menepis rasa bosan penugasan yang selama ini saya terima.

Ketika saya dengar berita Sukabumi berhasil mendapatkan penghargaan tersebut tidak ada lagi diskusi tentang hal tersebut. Tidak saya sangka mereka tak hanya sekedar mengangankan sebuah perbaikan tapi juga telah memulai tapakan langkah menuju kesana. Apa itu? Wah ternyata saya yang justru kalah start karena baru kali tersebut saya mulai membuka-buka website Sukabumi dan mendownload dokumen perencanaan stratejik dan LAKIP. Sayangnya, saya tak menemukan yang saya cari, LAKIP Kota. Saya hanya mendapati  renstra dan LAKIP SKPD. Boleh lah setidaknya bisa saya jadikan bahan buat mengasistensi.

Tanpa disangka keesokan harinya mereka sudah mengajak saya berdiskusi tentang LAKIP Kota Sukabumi. Hmmm…telat lagi. Ternyata justru mereka yang lebih dulu ‘menemukan’ dokumen LAKIP Kota Sukabumi di website. Yang jelas harapan itu begitu jelas. ‘Gimana ya caranya bisa seperti Sukabumi?’…pertanyaan retoris sederhana tapi cukup menyentak mendesak untuk melakukan refleksi atas metode asistensi saya. Selama ini saya tidak pernah berfikir untuk sebuah penghargaan. Yang penting, aspek Change-nya saya tekankan. Perubahan pola pikir lah yang saya harapkan terutama bagaimana untuk meningkatkan kinerja melalui penetapan indikator kinerja yang baik. Makanya, yang saya lakukan lebih banyak pada pemahaman konsep kepada seluruh perangkat organisasi, dari penyusun, sekretaris hingga kepala SKPD. Bisa jadi tidak ada yang salah dengan apa yang saya lakukan. Hanya saja, butuh waktu yang lama untuk mencapai hal yang ideal ini hingga bisa berharap adanya perubahan pola pikir. Sepertinya, saya harus berfikir tentang sebuah lompatan dan bukan perubahan yang gradual sebagaimana formula Gladwel tentang tipping point.

Momentum itu telah tiba…inilah saatnya untuk berfokus meraih dan memberikan yang terbaik untuk sebuah perubahan. Jadi? Ya..mulai saat ini saya akan membuat target perbaikan nilai akuntabilitas pada beberapa pemerintah daerah untuk saya sendiri. Tak perduli siapa yang akan diuntungkan dan tak perduli tidak ada yang mempedulikan..saya akan tetap berjalan di jalan yang sudah saya pilih…(25 Februari 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s